Setelah mengalami berbagai penyeleksian, dari pihak perusahaan biasanya memanggil para pelamar yang memenuhi persyaratan, seperti kualifikasi, pendidikan, serta pengalaman yang dimiliki.
Apakah pelamar memang untuk mengisi jabatan pekerjaan yang di perlukan.Dengan wawancara, pihak perusahaan akan mengetahui sejauh mana pihak pelamar memiliki keinginan, motivasi, kemampuan, serta perilaku yang baik terhadap perusahaannya.
Mengingat pentingnya peranan wawancara dalam menentukan diterima atau tidaknya calon karyawan, pelamar harus mempersipakan diri semaksimal mungkin untuk menghadapi wawancara ini.
Ingatlah bahwa wawancara merupakan kesempatan untuk mempromosikan diri. Apakah lo memang layak untuk diterima atau malah sebaliknya. Langkah penting dalam mendapatkan posisi pekerjaan yang lo inginkan.
Itulah sebabnya, karena lo harus berusaha meyakinkan pihak perusahaan bahwa lo memiliki dedikasi yang tinggi bagi perusahaan tersebut. Namun, jangan berlebih-lebihan sehingga tidak sesuai dengan kenyataan atau malahan menutupi kemampuan yang lo miliki.
Bila hal ini terjadi, kelak bila anda diterima, pihak perusahaan akan memberikan tugas yang sesuai dengan kemampuan lo. Coba bayangkan bila anda diberi tugas untuk mengadakan presentasi tentang suatu produk di hadapan para karyawan lain atau bahkan pihak manager perusahaan, sementara lo sama sekali tidak mengetahui tentang produk yang dipresentasikan. Tentu saja, anda akan merasa kelabakan, mencari informasi kesana kesini atau mungkin lo melakukan kesalahn-kesalahan yang tidak mungkin dilakukan oleh seorang yang professional.
Sebaliknya, bila menyembunyikan kemampuan yang lo miliki, pihak perusahaan tidak akan menerima lo tidak memenuhi criteria yang dibutuhkan. Itulah sebabnya, lo harus mengemukakan kemampuan lo yang sebenarnya.
21/08/2009
30 menit Bersama HRD Perusahaan
Posted by
tempat berbagi ruang dan waktu
at
6:59 am


